Makna dan Ragam Lafaz Qaḍā dalam Al-Qur’an: Analisis Semantik melalui Pendekatan Wujūh wa Naẓā’ir

Main Article Content

Izzi Munaya Putri
Farida Hanum Harahap
Fatimah Az Zahara
Agustiar
Ghina Adilah
Lilyed Putri Qomalisdy

Abstract

Kajian terhadap lafaz qaḍā (قَضَى) dalam Al-Qur’an memiliki signifikansi teologis dan linguistik yang tinggi karena berkaitan langsung dengan konsep ketetapan Ilahi dan tanggung jawab manusia. Secara etimologis, qaḍā bermakna menetapkan, memutuskan, atau menyelesaikan, sementara secara terminologis mencakup dimensi kosmologis yang menggambarkan kehendak dan hukum Allah Swt. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna dan variasi penggunaan lafaz qaḍā melalui pendekatan wujūh wa naẓā’ir, guna menyingkap relasi antara keputusan Ilahi dan realisasi kehendak Tuhan dalam tatanan semesta. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan integrasi analisis wacana dan korpus linguistik Al-Qur’an, disertai penelusuran tafsir klasik seperti Jāmi‘ al-Bayān karya al-Ṭabarī, Ma‘ālim al-Tanzīl karya al-Baghawī, dan al-Kasysyāf karya al-Zamakhsyarī. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lafaz qaḍā muncul dalam berbagai bentuk morfologis dan konteks semantik, menggambarkan makna penetapan, pelaksanaan, penyelesaian, serta keputusan yang bersifat final. Perbandingan tafsir menegaskan adanya keseragaman makna dasar, namun dengan penekanan berbeda: al-Baghawī menyoroti aspek ketetapan Ilahi, al-Ṭabarī menekankan pelaksanaan kehendak Allah secara historis, sedangkan al-Zamakhsyarī menonjolkan aspek keadilan dan balāghah. Dengan demikian, studi ini memperlihatkan bahwa qaḍā dalam Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai konsep linguistik, tetapi juga sebagai prinsip teologis yang menegaskan kedaulatan Allah serta tanggung jawab manusia dalam menjalankan kehendak-Nya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Putri, I. M., Harahap, F. H., Fatimah Az Zahara, Agustiar, Ghina Adilah, & Lilyed Putri Qomalisdy. (2026). Makna dan Ragam Lafaz Qaḍā dalam Al-Qur’an: Analisis Semantik melalui Pendekatan Wujūh wa Naẓā’ir. Hamalatul Qur’an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur’an, 7(1), 122-132. https://doi.org/10.37985/hq.v7i1.787
Section
Articles

References

Admizal, I. (2021). Takdir Dalam Islam ( Suatu Kajian Tematik ). 3(1), 87–107.

al-Baghawī, A.-Ḥusain bin M. (1417). Ma‘ālim al-Tanzīl fī Tafsīr al-Qur’ān (Vol. 1). Dār Ṭayyibah.

al-Bāqī, M. F. ‘Abd. (n.d.). Al-Mu‘jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Qur’ān al-Karīm. Dār al-Fikr.

Al-Ṭabarī, A. J. M. ibn J. (2000). Jāmi‘ al-Bayān ‘an Ta’wīl Āy al-Qur’ān (A. M. Shākir, Ed.). Dār al-Ma‘ārif.

al-Zamakhsyarī, A. al-Q. M. ibn ‘Umar. (n.d.). al-Kasysyāf ‘an Ḥaqā’iq at-Tanzīl wa ‘Uyūn al-Aqāwīl fī Wujūh at-Ta’wīl. Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

As-Suyuthi, I. (2024). Asbabul Nuzul: Sebab-Sebab Turunnya Ayat. Pustaka Al-Kautsar.

Azizah, N. (2023). Implikasi Konsep Al-Wujuh Wa Al-Nadzair Dalam Penafsiran Alquran. 8(01), 15–30. https://doi.org/10.30868/at.v8i0

Erlina. (2024). MEYAKINI QADA DAN QADAR MELAHIRKAN SEMANGAT BEKERJA. Jurnal Kualitas Pendidikan, 2(2), 165–170.

Febi Adinda, dkk. (2024). QADA’ DAN QADAR DAN IMPLEMENTASI DALAM KEHIDUPAN. Jurnal Pendiidkan Dan Dakwah, 5, 24–32.

Nasution, H. (2024). Kaidah Bahasa Arab Dalam Menafsirkan Al Qur ’ an. 5(2), 593–605.

Patrin, T., Hermanto, E., Akbar, A., Aryati, W., Qur, I. A.-, Ushuluddin, F., Islam, U., Sultan, N., & Kasim, S. (2025). Ketentuan Qadha dan Qadar dalam Perspektif Al-Quran Surah Al- Ra ’ d Ayat 8 dan 11. 1(2), 125–138.

Putra, O. E. (2014). ISTILAH-ISTILAH DALAM PERADILAN ISLAM. 11, 67–79.

Wahib, A. (2023). Faith in Qada ’ and Qadar and its Implications Against Islamic Religious Education. 15, 167–181.

Zarinkolah, E. (2023). International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding The Semantic Aspects of the Word " Qa ḍā " in the Qur ’ an and the Critique of Its Persian Translation in Contemporary Translations. 116–129.

Ziaurrahman, M., & Arif, Z. (2025). Tafsir Ayat-Ayat Muqatha ’ ah Perspektif Al Mawardi : Telaah Surah Al-Baqarah Ayat 1. 6(2), 77–87.

Zuhdi, A., & Yusuf, F. (2024). Kh . Abdul Karim Jamak : His Tiological Perspective on Qada ’ and Qadar in the Digital Era at Kerinci Regency - Jambi. 5(5), 1169–1179.

Most read articles by the same author(s)